MATERI IKLAN , SELOGAN DAN POSTER
MATERI IKLAN , SELOGAN DAN POSTER
Iklan adalah salah satu media informasi yang digunakan untuk menawarkan barang atau jasa kepada masyarakat, baik secara daring (online) maupun luring (offline).
Iklan dapat disampaikan melalui berbagai media, antara lain:
Koran
Majalah
Televisi
Radio
Internet
Telepon genggam
Poster
Spanduk
Media digital lainnya
Iklan biasanya menggunakan kalimat ajakan atau bujukan (persuasif) agar masyarakat tertarik mengenali, membeli, atau menggunakan barang dan jasa yang ditawarkan.
Iklan dibuat dengan beberapa tujuan, yaitu:
Memperkenalkan produk atau jasa kepada masyarakat.
Memudahkan masyarakat menemukan barang atau jasa yang sedang dibutuhkan.
Mempercepat proses penjualan barang dan jasa.
Menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan barang atau jasa.
Berdasarkan isinya, iklan dapat dibedakan menjadi empat jenis.
Iklan pemberitahuan adalah iklan yang berisi informasi atau pengumuman mengenai suatu hal penting kepada masyarakat.
Contoh:
Iklan pemberitahuan kebijakan PPKM.
Iklan larangan mengadakan kegiatan atau pernikahan secara besar-besaran.
Iklan peresmian gedung atau tempat tertentu.
Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang berisi informasi, program pemerintah, atau ajakan kepada masyarakat untuk melakukan atau menghindari sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan umum.
Contoh:
Program pencegahan penyebaran virus COVID-19.
Ajakan menerapkan pola hidup sehat.
Ajakan menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Iklan penawaran adalah iklan yang berisi penawaran barang atau jasa kepada masyarakat.
Contoh:
Penawaran makanan dan minuman.
Penawaran jasa transportasi.
Penawaran jasa kursus atau bimbingan belajar.
Iklan permintaan adalah iklan yang berisi permintaan terhadap barang atau jasa dari pihak lain yang dapat bekerja sama dengan pihak yang memasang iklan.
Contoh:
Perusahaan mencari tenaga kerja.
Toko mencari pemasok barang.
Perusahaan mencari mitra usaha.
Slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang singkat, menarik, dan mudah diingat. Slogan berisi pesan yang bertujuan membujuk atau mengajak orang lain.
Slogan sering disebut juga sebagai motto atau semboyan.
Contoh slogan:
"Bersih itu sehat."
"Rajin pangkal pandai."
"Buanglah sampah pada tempatnya."
Berdasarkan isinya, slogan dapat dibedakan menjadi:
a. Slogan Lingkungan Hidup
Slogan yang berkaitan dengan pelestarian dan kepedulian terhadap lingkungan.
Contoh:
"Jaga lingkungan, jaga kehidupan."
b. Slogan Pendidikan
Slogan yang berkaitan dengan pendidikan, semangat belajar, dan motivasi untuk menuntut ilmu.
Contoh:
"Belajar hari ini, sukses di masa depan."
c. Slogan Kesehatan
Slogan yang berkaitan dengan kesehatan dan pola hidup sehat.
Contoh:
"Sehat dimulai dari diri sendiri."
d. Slogan Motivasi
Slogan yang berisi dorongan atau semangat untuk melakukan sesuatu.
Contoh:
"Jangan menyerah, teruslah berusaha."
Slogan yang baik memiliki beberapa ciri, yaitu:
Singkat, sehingga mudah dibaca dan diingat.
Memiliki tujuan dan pesan yang jelas atau tersirat.
Menggunakan pilihan kata yang menarik, mengandung visi dan harapan.
Bersifat objektif dan sesuai dengan tujuan yang ingin disampaikan.
Poster adalah media informasi berbentuk plakat yang memadukan tulisan dan gambar untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Poster dapat memuat berbagai unsur, seperti:
Tulisan
Gambar
Simbol
Angka
Foto
Poster biasanya dibuat dengan tampilan yang menarik agar pesan mudah diperhatikan oleh pembaca.
Poster juga dapat menjadi bagian dari iklan yang disajikan dalam bentuk yang lebih bebas.
Poster yang baik harus memenuhi beberapa syarat berikut:
Menggunakan kalimat yang singkat dan efektif serta sesuai dengan tema.
Menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
Memiliki tampilan yang menarik perhatian.
Iklan, slogan, dan poster memiliki persamaan utama, yaitu sama-sama bersifat persuasif.
Persuasif berarti bersifat mengajak atau membujuk seseorang untuk melakukan sesuatu.
Dengan demikian, iklan, slogan, dan poster sama-sama bertujuan memengaruhi atau mengajak orang lain melalui pesan yang disampaikan.
Meskipun memiliki persamaan, ketiganya dapat dibedakan berdasarkan beberapa aspek.
Aspek
Iklan
Slogan
Poster
Unsur penyusun
Gerak, gambar, tulisan, dan suara
Suara dan tulisan
Gambar dan tulisan
Media penyampaian
Visual, audio, dan audiovisual
Audio dan visual
Visual
Alat/media
Spanduk, radio, televisi, internet, dan media lainnya
Spanduk, radio, dan media lainnya
Spanduk, baliho, dan media visual lainnya
Bahasa
Dapat bervariasi sesuai gambar, gerak, tulisan, dan suara
Singkat, padat, jelas, dan persuasif
Singkat dan disesuaikan dengan gambar
IKLAN
➡ Biasanya menawarkan atau mempromosikan barang, jasa, atau informasi.
➡ Dapat menggunakan gambar, tulisan, suara, dan gerakan.
SLOGAN
➡ Berupa kata-kata atau kalimat yang sangat singkat.
➡ Mudah diingat dan mengandung pesan atau ajakan.
POSTER
➡ Menggabungkan gambar dan tulisan.
➡ Dibuat untuk menyampaikan pesan dan menarik perhatian secara visual.
"Beli sekarang! Dapatkan diskon 50% untuk semua produk."
Kalimat tersebut merupakan iklan karena menawarkan suatu produk dan mengajak masyarakat untuk membeli.
"Mari membaca, raih masa depan."
Kalimat tersebut merupakan slogan karena singkat, mudah diingat, dan mengandung ajakan.
Sebuah gambar bertema kebersihan dengan tulisan:
"JAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN!"
Hal tersebut merupakan poster karena memadukan gambar dan tulisan untuk menyampaikan pesan.
Iklan, slogan, dan poster merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Iklan → digunakan untuk menawarkan, mempromosikan, atau memberikan informasi.
Slogan → berupa kalimat singkat, menarik, dan mudah diingat.
Poster → memadukan gambar dan tulisan untuk menyampaikan pesan secara visual.
Ketiganya memiliki persamaan, yaitu bersifat persuasif atau mengandung ajakan. Perbedaannya dapat dilihat dari bentuk, unsur penyusun, media penyampaian, dan penggunaan bahasanya.
IKLAN = MENAWARKAN / MEMPROMOSIKAN
SLOGAN = KALIMAT SINGKAT & MUDAH DIINGAT
POSTER = GAMBAR + TULISAN + PESAN